Monday, 15 June 2015

MELIRIK KEBUTUHAN REMAJA DAN RAIHLAH PELUANG BISNIS ANDA


Di tengah perkembangan teknologi yang semakin hari semakin canggih dan remaja indonesia pada umumnya menjadi pasar empuk untuk hal-hal yang gaul dan trend-trend baru serta maraknya perkembangan fitur-fitur android maka media sosial sudah menjadi andalan para remaja saat ini untuk mencari informasi dan hiburan serta menjadi gaya gaul tersendiri bagi mereka, siapa diantara mereka yang paling canggih gadgetnya maka diaalah yang akan menjadi icon trend dan kebanggaan tersendiri. Sehingga remaja sering mencari kebutuhannya lewat internet.

Kita tentunya setuju bahwa segmen remaja merupakan segmen yang memiliki potensi pasar sangat besar. Dari rambut hingga kaki, semua bisa dijadikan produk. Dari kesukaan hingga hobinya, semua bisa dijadikan target market. Intinya, pasar remaja ini sangat luas. Berdasarkan data BPS, populasi segmen usia remaja kurang lebih 10,8% dari total penduduk Indonesia. Angka ini menunjukkan persentase penduduk usia 13–18 tahun, usia yang dianggap sebagai representasi dari segmen remaja.

Meski punya potensi pasar besar, segmen ini perlu kreatifitas marketing sendiri. Sifat yang dinamis, high potential of community, dan akrab dengan berbagai media informasi terutama internet, menjadikan segmen remaja sangat unik. Diperlukan cara-cara kreatif bagi pemasar untuk mendapatkan segmen ini serta membuatnya puas dan loyal. Oleh karena itu, memahami perilaku dan kebutuhan mereka akan sangat membantu untuk meraih pasar tersebut secara signifikan.

Berkenaan dengan segmen remaja, berdasarkan SurveyOne perihal kebiasaan dan preferensi remaja di empat kota besar. Berdasarkan hasil survei, remaja paling banyak menghabiskan waktu luang di luar rumah dengan pergi ke mal atau pusat perbelanjaan, yaitu sebanyak 78,9%. Selain itu, sebanyak 35,1% responden pergi ke restoran.

Secara sifat, remaja cenderung suka berkumpul atau pergi bersama dengan teman-temannya ke mal dan restoran. Dan jika terbentuk awareness yang positif, pergerakan untuk memperluas segmen remaja akan cepat karena sifat remaja yang high potential of community. Hal ini dapat menjadi referensi para pemasar untuk melakukan strategi pemasaran berdasarkan tempat yang paling banyak dikunjungi remaja ketika memiliki waktu luang di luar rumah, sehingga butuh survey untuk mendapatkan data yang nantinya kan diolah menjadi sumber referensi untuk menjadikan kebutuhan remaja sebagai peluang bisnis yang menghasilkan omset yang berlimpah.

REMAJA DAN INTERNET

Menurut Papalia dan Olds (2001), masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun.
Di kalangan remaja, mereka tidak asing lagi dengan istilah-istilah seperti: e-mail, browsing, chatting, website, blog, dan sebagainya. Data lain menunjukkan hampir 30 persen pengguna Internet di Tanah Air berasal dari kalangan remaja berusia 15-24 tahun. Memang kebanyakan penggunaan Internet oleh remaja, baru sebatas penerimaan/pengiriman e-mail dan chatting. Banyak pengelola situs yang mengincar remaja usia 15 sampai 20 tahun sebagai pangsa pasar utama Internetnya dengan menyajikan informasi terpadu mengenai dunia remaja. Sebab, pertumbuhan pemakai Internet pada usia itu di Indonesia berkembang  sangat pesat.
Sejak harga ponsel ataupun smartphone semakin murah, sejak itu pula para remaja lebih sering menggunakan gadget ini untuk mengakses internet. Bahkan hasil survei menunjukkan 77,8% remaja yang disurvei menggunakan ponsel/smartphone untuk akses internet. Kemudian, paling banyak kedua adalah akses internet melalui laptop atau netbook, yaitu sebesar 51,9%. Hal ini juga mengindikasikan produk ponsel/smartphone serta laptop/netbook sebagai perangkat mobile paling banyak diminati oleh remaja saat ini.
Bagaimana dengan media sosial? Segmen remaja paling banyak memiliki akun Facebook, dengan persentase mencapai 89,5%. Peringkat kedua adalah Twitter, yaitu sebesar 59,5%. Tentu saja kedua media sosial ini sangat powerful sebagai media kampanye produk/merek yang menyasar remaja.

Maraknya pemasaran produk di internet juga telah mendorong para remaja tertarik membeli produk lewat kanal ini. Hasil survei menunjukkan produk fashion merupakan produk yang paling banyak dibeli oleh remaja melalui internet dibanding produk lain. Terutama baju, dengan persentase sampai 75,9%. Sangat besar bila dibandingkan produk lainnya. Jika Anda bergerak di bidang fashion, tidak ada salahnya untuk mencoba strategi penjualan lewat internet karena impaknya cukup besar.

Semua pemparan di atas akan mampu kita olah dengan baik jika kita mampu menciptakan sebuah trend sosial baru dilingkungan para remaja, hal ini membutuhkan kerj keras karena kita harus membangun relasi yang positif dan membuka diri untuk bergaul hinga terjalin bangunan komunikasi positif serta interaksi yang sehat, jika relasi sudah terbentuk barulah kita memulai untuk pelan-pelan menjadikan kebutuhan remaja sebagai salah satu dari peluang bisnis yang menguntungkan bagi anda.

BACA JUGA : STRATEGY ONLINER MARKETING PALING AMPUH
LIHAT JUGA : VIDEO BISNIS TERBAIK

About the Author

Unknown

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

Post a Comment

 
MASSULENGKA BLOGGER © 2015 - Designed by Templateism.com